Pemilu 2019, Cak Imin Target PKB Masuk Juara 2

Pemilu 2019, Cak Imin Target PKB Masuk Juara 2

104 Pembaca
0
Ketua Umum PKB, Drs. A. Muhaimin Iskandar, M.Si. saat memberi pengarahan kepada peserta Pelatihan Kader Pertama angkatan II & III di Grha Gus Dur Jombang (2/5/2016)
Ketua Umum PKB, Drs. A. Muhaimin Iskandar, M.Si. saat memberi pengarahan kepada peserta Pelatihan Kader Pertama angkatan II & III di Grha Gus Dur Jombang (2/5/2016)

News PKB Jombang – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Drs. A. Muhaimin Iskandar, M.Si. targetkan masuk 2 besar pada Pemilihan Umum 2019 mendatang. Dikatakan target itu sebagai pintu masuk bagi PKB untuk mempertahankan bangsa Indonesia tetap dalam bingkai NKRI dan Pancasila sebagai dasar negara.

“Jawa Timur beberapa hari terakhir ramai dengan aksi penolakan terhadap organisasi pengusung khilafah. Ini fakta, bahwa ideologi non Pancasila sebenarnya juga berkembang. Nah, pada titik inilah kemenangan PKB dengan Islam ‘ahlussunnah wal jamaah’nya, pada 2019 diharapkan akan memperkokoh Indonesia ke depan,” tegas Muhaimin di depan peserta Pelatihan Kader Pertama angkatan II dan III di Jombang pada Senin (2/5/2016).

Kenyataan selama ini perolehan suara PKB masih belum sebanding dengan akar rumput ‘nahdhiyin’, menurut cicit pendiri NU KH. Bisri Syansuri ini, lebih disebabkan kurangnya informasi yang akurat dan memadai tentang PKB.

“Basis Nahdhatul Ulama itu mayoritas di Indonesia. Tapi, anehnya PKB sebagai partai anak kandung NU sekaligus partai yang berideologi ‘ahlussunnah wal jama’ah’ tidak pernah menjadi juara. Nah, di sini titik peran penting pengurus di seluruh tingkatan,” tegas Muhaimin.

Menurut politisi yang biasa disapa Cak Imin ini, informasi yang tepat dan memadai tentang PKB diyakini akan meningkatkan kepercayaan warga ‘nahdhiyin’ dan bangsa Indonesia pada umumnya.

“Untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat itu, kita terlebih dahulu harus percaya diri. Meyakini bahwa apa yang sedang kita perjuangkan adalah perjuangan di jalan yang benar sesuai dengan ajaran Islam ‘ahlussunnah wal jama’ah’ yang kita warisi dari para pendiri Nahdahatul Ulama”, pungkas Cak Imin.(ans/slh).

Komentar

Powered by Facebook Comments