Pak Halim : Pesantren Menjadi Solusi Ketenteraman Bangsa

Pak Halim : Pesantren Menjadi Solusi Ketenteraman Bangsa

103 Pembaca
0
Pak Halim
Pak Halim

News PKB Jombang – Pesantren merupakan solusi bagi penyiapan generasi muda untuk menyongsong masa depan bangsa dan negara. Sistem pendidikan pesantren menawarkan proses pemahaman dan penanaman ideologi yang selaras dengan cita-cita perwujudan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Jawa Timur, A Halim Iskandar, saat berbicara dihadapan para wali santri pada acara wisuda Tahfidz di Pondok Pesantren Al Aqobah 4, Diwek Jombang, Minggu (15/5).

Menurutnya, cita-cita bangsa Indonesia adalah tercapainya kesejahteraan bersama. Dalam kehidupan berbangsa dan beragama di Indonesia yang berlatar belakang keragaman suku, agama dan ras, jelas Ketua DPRD Jatim tersebut, Ketenteraman menjadi indikator penting.

Untuk menciptakan ketenteraman, ideologi dan faham keagamaan yang menghargai keberagaman bangsa Indonesia perlu ditanamkan sejak dini.

“Salah satu yang menjadi tolok ukur atau penentu kesejahteraan, yaitu ketenteraman. Salah satu faktor yang bisa mempengaruhi ketenteraman adalah ideologi dan faham keagamaan,” papar Ketua DPRD Jatim yang digadang-gadang maju dalam Pilkada Jatim mendatang.

Ditambahkan, di tengah situasi makin maraknya gangguan penyiapan generasi penerus bangsa, pesantren menjadi pilihan strategis. “Bahwa pendidikan pesantren adalah solusi alternatif yang bukan menjadi kedua atau ketiga, tetapi merupakan alternatif pertama bagi penyelesaian segala persoalan penyiapan generasi muda untuk menyongsong masa depan bangsa dan negara,” ujar mantan Ketua DPRD Jombang ini.

Strategisnya peran pesantren dalam penyiapan generasi penerus bangsa, tambah A. Halim Iskandar, perlu diikuti dengan kreasi dan variasi-variasi baru dalam sistem pendidikan pesantren.

“Tapi pada sisi lain, kita sering kurang mengasah pikiran kita untuk berkreasi bagaimana agar pesantren sebagai sebuah sistem pendidikan yang kita bangga-banggakan tidak ketinggalan oleh tuntutan zaman dan tuntutan generasi. Perlu ada Variasi-variasi baru yang menjadi kebutuhan bagi kita,” ungkapnya.(syf/slh)

Komentar

Powered by Facebook Comments