Ini Kata Anggota Fraksi PKB Jombang Tentang ‘Holopis Kuntul Baris’ (3)

Ini Kata Anggota Fraksi PKB Jombang Tentang ‘Holopis Kuntul Baris’ (3)

165 Pembaca
0
Pak Halim dengan tagline 'Holopis Kuntul Baris'
Pak Halim dengan tagline 'Holopis Kuntul Baris'

News PKB Jombang – Slogan Holopis Kuntul Baris yang digaungkan kandidat calon gubernur Jawa Timur asal PKB, Drs. A. Halim Iskandar, M.Pd., terus berkibar mendapat tanggapan positif. Sebelumnya newspkbjombang.com telah mengangkat tanggapan dari tokoh-tokoh Jatim. Kali ini kembali newspkbjombang.com mengangkat tema yang sama tapi dari kalanganan kader PKB sendiri, yaitu anggota Fraksi PKB DPRD Jombang. Berikut kata mereka selanjutnya:

Kholilah, S.Pd.I. (Anggota Komisi B)

Holopis Kuntul Baris slogan yang sangat strategis untuk merevitalisasi semangat kebersamaan dalam meraih cita-cita bersama. Juga strategis untuk kepentingan Pemilihan Gubernur Jawa Timur yang akan datang, karena karakteristik warga Jatim yang guyup dan terbuka. Juga karena slogan itu memiliki akar tradisi di Jatim meskipun mulai pudar.

Dari sudut sejarah bangsa ini, ungkapan Holopis Kuntul Baris pernah diangkat oleh presiden pertama Ir. Soekarno dalam salah satu pidatonya. Namun demikian, bukan berarti karena Soekarno seringkali diasosiasikan sebagai ikon kelompok nasionalis abangan kemudian serta merta Holopis Kuntul Baris menjadi milik mereka. Nyatanya, ungkapan tersebut secara turun-temurun dikenal luas oleh seluruh kalangan, khususnya di tanah jawa.

Menariknya, dari beragam versi folklor yang berkembang di masyarakat, satu diantaranya menyebut Holopis Kuntul Baris merupakan kalimat serapan dari bahasa arab; quluu bismillah, kuntum baari’iina (ucapkan basmalah, maka kalian akan terbebas dari sesuatu yang berat).

Seandainya benar demikian, slogan yang diusung Pak Halim justru lebih memiliki akar tradisi yang jelas dibanding versi serapan dari bahasa Belanda, Portugis maupun Inggris. Ini karena Pak Halim memiliki trah pendiri Nahdhatul Ulama yang dikenal memegang teguh kaidah al muhafadhatu ‘alal qodimis shalih wal akhdzu bil jadidil ashlah (memelihara tradisi yang baik, dan menyerap tradisi baru yang lebih baik). Jatim Pak Halim, Holopis Kuntul Baris.

H. Miftahul Huda, S.Ag. (Sekretaris FPKB)

Slogan Holopis Kuntul Baris itu menarik. Bukan hanya karena efek bunyi yang ringan dan enak didengar tapi juga karena slogan itu adalah ungkapan jawa kuno yang seringkali digunakan sebagai aba-aba dimulainya suatu gerak secara serentak dan bersama-sama. Biasanya saat mengangkat, mendorong atau menarik beban berat.

Diangkatnya Holopis Kuntul Baris sebagai slogan atau tagline, sangat tepat untuk menggambarkan ajakan atau semacam aba-aba dari Pak Halim kepada warga Jatim untuk melakukan perubahan secara bersama-sama. Perubahan menuju cita-cita bersama dan digerakkan secara bersama-sama.

Dalam kontek Pilgub Jatim, slogan yang digaungkan Pak Halim itu bermuara pada cita-cita Memayu Hayuning Titah Lan Praja (mewujudkan keadaan rakyat dan Negara yang selamat, sejahtera, dan bahagia). Cita-cita ini lebih mudah dicapai bila secara serentak dan bersama-sama semua elemen bergerak dalam satu aba-aba Holopis Kuntul Baris. (ans/slh)

Komentar

Powered by Facebook Comments