Bulog Bantah Beli Gabah Di Bawah HPP

Bulog Bantah Beli Gabah Di Bawah HPP

49 Pembaca
0
Sejumlah pekerja sedang memasukkan gabah hasil panen petani ke dalam gudang Bulog
Sejumlah pekerja sedang memasukkan gabah hasil panen petani ke dalam gudang Bulog

News PKB Jombang – Menyusul keluhan petani Jombang soal rendahnya harga gabah di tingkat petani, Kepala Bulog Sub Divre Surabaya Selatan Norman Susilo, membantah telah membeli gabah petani dengan harga lebih rendah dari Harga Pokok Pembelian (HPP) yang telah ditetapkan sebesar Rp. 3.700 per kilogram.

“Kita sudah membeli gabah dari petani sesuai dengan Inpres No 5/2015. Yakni harga pokok pembelian atau HPP gabah kering sawah Rp 3.700 per kilogram. Sedang untuk HPP beras sebesar Rp 7.300 per kilogram. Ini tentu saja dengan ketentuan tertentu, yaitu kadar air 25 persen dan kadar hampa 10 persen,” jelas Norman (21/3/2016).

Bahkan, jelas Norman, memasuki musim panen di Jombang pada bulan Maret ini Bulog setempat sudah menyerap 1.500 ton gabah petani. “Pada awal musim ini rata-rata kita menyerap 150 ton per hari,” katanya.

Menurutnya, tingginya penyerapan itu tidak lepas dari kerjasama yang dilakukan Bulog dengan pihak lain. Diantaranya, Gapoktan (gabungan kelompok tani), KTNA (Kontak Tani dan Nelayan Andalan), HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia), Dinas Pertanian setempat, serta Satgas Bulog.

Dari pantauan awal musim panen selama 12 hari terakhir, Norman optimis tahun ini pihaknya mampu memenuhi target sebesar 110 ribu ton.

Meski sempat muncul keluhan warga soal rendahnya harga gabah, serangan hama ‘potong leher’ dan terjangan angin di sejumlah wilayahnya, Kabupaten Jombang tercatat berkontribusi sekitar 4 % gabah di Jawa Timur, yakni sebesar 476 ribu ton.(ans/slh)

Komentar

Powered by Facebook Comments